PNPM Mandiri Perkotaan

KMW Provinsi Jawa Tengah | WGA Jakarta - LP2M Semarang

  • Perbesar ukuran huruf
  • Default
  • Perkecil ukuran huruf

Kemitraan Dalam Pengembangan UMKM, Penanggulangan Kemiskinan dan Penciptaan Lapangan Kerja

Penandatanganan MoUDalam rangka mengupayakan pengelolaan bersama terkait usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di provinsi Jawa Tengah, dilakukan kontrak penandatanganan kerjasama antar berbagai pihak pemangku kepentingan pada Selasa, 16 September 2008 lalu di depan gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jateng. Bertindak selaku Pihak I adalah Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Tengah, Ir. Soleh Edi, Drs. Nurdiyanto sebagai Team Leader Konsultan Manajemen Wilayah Jawa Tengah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) selaku pihak II. Ketua Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia Provinsi Jawa Tengah sebagai pihak III dilakukan oleh, Sutoro, serta Hariyono, Direktur Utama PT. BPD Jateng sebagai Pihak IV.

Baca selengkapnya...
 

Jalan Berliku Dana Dampingan PNPM-MP Kota Semarang

Kota Semarang, pada pertengahan Oktober 2008, dikejutkan dengan sikap anggota legislatif yang menolak dana pendampingan untuk pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di Kota Semarang. Banyak dari anggota BKM maupun tokoh masyarakat yang pernah terlibat dalam kegiatan PNPM menyayangkan keputusan yang diambil oleh anggota dewan kota semarang. Menurut Sadjino, dari BKM Srondol Wetan, dalam pertemuan anggota BKM dengan walikota, “Sebelumnya dewan di telah menyetujui dana cost sharing untuk pendampingan PNPM Mandiri di Kota Semarang, tetapi kenyataannya dalam sidang paripurna mereka menolaknya” Banyak kalangan, mengangagap dewan tidak berpihak pada masyarakat miskin.
Baca selengkapnya...
 

Momentum Pembangunan Pedesaan

Bali Ndeso Bangun Deso

Pasca penetapan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jawa Tengah pada 2 Juli 2008, pasangan Cagub-Cawagub Bibit-Rustri terpilih menjadi Gubernur Jateng periode 2008-2013. Pasangan sipil-militer ini menyerukan visi “Terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan terselenggaranya pelayanan publik yang prima melalui tata pemerintahan yang baik” akhirnya berhasil meraup suara terbanyak. Berdasarkan pantauan Swara Mandiri, peningkatan jumlah lapangan pekerjaan, serta pemberdayaan potensi ekonomi lokal pedesaan adalah salah satu program ekonomi yang coba diusung oleh pasangan Mantan Pangdam IV Diponegoro-Bupati Kebumen ini.

Baca selengkapnya...
 

KSP Berpotensi Kurangi Dampak Krisis Global

Besarnya pertumbuhan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Jawa Tengah, mempunyai peluang untuk membantu mengurangi dampak krisi global akhir-akhir ini. Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Drs Abdul Sulhadi, M.Si, jumlah koperasi yang tercatat di dinas Koperasi sebesar 7.405 KSP, dan ini merupakan yang terbesar di Indonesia. Dalam sambutannya di acara bimbingan dan konsultasi pendamping dalam pengembangan klinik UMKM, menyatakan, perkembangan KSP ini didorong oleh kebutuhan masyarakat, terutama oleh koperasi dan UMKM kita. “Mereka yang usahanya cukup visible, tetapi kurang bankable dapat langsung mengakses KSP yang mampu berperan sebagai lembaga keuangan mikro untuk memperkuat kebutuhan modal bagi koperasi dan UMKM.“
Baca selengkapnya...
 

PNPM Perkotaan, Kemiskinan & Pengangguran

Potret kemiskinan dan pengangguran di daerah Jawa Tengah masih menampilkan wajah yang buram. Angka itu cukup tinggi, sekitar 21%, papar FX. Sugiyanto, pengamat ekonomi saat dihubungi Swara Mandiri disela-sela kesibukannya. “Meski saya tidak bawa angka-angka detailnya, dalam perspektif itu sebenarnya itu menjadi masalah utama yang harus diselesaikan khususnya oleh pemerintah, mendatang” demikian tuturnya. Terkait masalah pengangguran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah memprediksikan jumlah pengangguran di Jawa Tengah akan semakin meningkat.

Baca selengkapnya...
 


Halaman 3 dari 5