Sejalan dengan program yang terus berusaha untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang didampingi, maka KMW Jateng menggagas sebuah kegiatan Audit Murah yang berkualitas. Hal ini ternyata sejalan dengan komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Dian Nuswantoro (FE UDINUS) untuk ikut serta dalam membangun Transparansi dan Akuntabilitas di masyarakat melalui kompetensi Audit yang dimiliki. Sinergi ini dirasakan sangat penting seperti juga slogan baku PNPM Mandiri yaitu "Bersama Membangun Kemandirian" sekaligus dalam rangka mewujudkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) menjadi lembaga milik masyarakat yang representatif, kuat dan mengakar. Selanjutnya, untuk memperkuat kompetensi Audit FE UDINUS pada Institusi BKM yang memiliki karateristik yang spesifik, maka KMW Jateng dan FE UDINUS melakukan kegiatan-kegiatan penguatan sekaligus pemantapan atas Tim Audit yang akan diturunkan kedalam kegiatan Program Audit BKM.
Adapun rangkaian kegiatan Pemantapan Peran Serta Fakultas Ekonomi UDINUS Dalam Program Audit BKM PNPM-MP tersebut terdiri dari:
- Studi Banding,
- Workshop Audit
- Pelatihan Satgas Auditor sebagai penguatan kelembagaan sekaligus kompetensi audit.
Kunjungan studi banding pada lembaga yang LPM Universitas Merdeka Malang ditujukan agar selain dapat mengenal lebih jauh kelembagaan BKM, terkait dengan penugasan audit, juga terkait juga dengan strategi yang harus disusun terkait dengan penugasan audit. Studi banding ini diikuti oleh beberapa dosen Fakultas Ekonomi Universitas Dian Nuswantoro yang memiliki kompetensi Akuntansi. Penyamaan persepsi sekaligus pemantapan tim dilakukan juga melalui forum Workshop Audit. Penyamaan Persepsi dirasakan sangat diperlukan terutama/khususnya mengenai kegiatan praktis Audit Laporan Keuangan hingga penerbitan Rekomendasi/Management Letters setara Opini dari KAP.
KMW Jateng melihat bahwa sebagai Universitas yang memiliki Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonominya, maka UDINUS melalui FE UDINUS dapat diperkenankan secara program untuk ikut serta dalam kegiatan menciptakan transparansi dan akuntabilitas di masyarakat melalui kegiatan Audit yag merupakan kompetensinya. Kompetensi tersebut diharapkan dapat berkesejajaran dengan kebutuhan program, melalui komunikasi yang efektif dan sharing best practice dari pengalaman audit yang telah ada, khususnya dalam penugasan Audit oleh BKM
Program Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, sebagai salah satu bentuk penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi, perlu terus dikembangkan. Kemampuan lembaga pendidikan tinggi, dalam hal ini "Universitas Dian Nuswantoro", untuk melaksanakan jasa audit dengan output berupa Rekomendasi (Management Letter) yang setara dengan Opini Audit Independen. Program peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran yang "link and match" dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini bisa dicapai melalui kegiatan pengajaran di kelas hingga praktik kuliah langsung di lapangan.
Program pemerintah yang luas telah membuka peluang kerjasama yang saling menguntungkan, dengan tetap mengedepankan sinergi dan kepentingan masing-masing pihak. Sebagai gambaran, saat ini KMW Jateng telah mewujudkan mendampingi 1.042 BKM di setiap kelurahan dampingan program. Dari jumlah tersebut semua BKM membutuhkan jasa audit, yang bisa diperoleh dari kantor akuntan publik (KAP), koperasi jasa audit (KJA) maupun terbuka juga bagi perguruan tinggi (PT) yang memiliki Jurusan Akuntasi pada Fakultas Ekonominya.
Workshop penyiapan sekaligus penyamaan persepsi terkait dengan keprograman PNPM-MP telah dilakukan bersama-sama dengan EGM (Expert Group Meeting) Tenaga Ahli Manajemen Keuangan se Jawa Tengah dan DIY. EGM yang dilaksanakan bersamaan dengan Workshop sangat bermanfaat bagi peserta Workshop, karena kesepakatan dan pemahaman bersama mengenai hal hal yang bersifat praktis akuntansi dapat segera ditularkan kepada peserta Workshop. Sehingga peserta workshop dapat dengan segera menyerap perkembangan terkini terkait dengan kebijakan pusat khususnya pada praktek pembukuan di BKM.
Penyiapan Selanjutnya dilakukan kepada kelembagaan yang menangani audit di FE UDINUS. Pada tanggal 28 Januari 2009, dilakukan kembali penguatan dibidang pelaksanaan audit, terutama dalam memahami bagaimana audit BKM PNPM-MP dilakukan, Pemahaman Proses Prosedur Pencatatan dan Pembukuan di BKM oleh TA Manajemen Keuangan Ngurah Pandji MAD,SE,M.Si, Pemahaman Koridor Program disampaikan oleh Drs Suharto, SS, M.Si, dan Penyusunan Lembar Kertas Kerja Pemeriksaan dilakukan oleh Personil-Personil LSM CDESC. Pemahaman ini dilakukan oleh LSM CDESC, yang personil, personilnya memang berkerja di Kantor Akuntan Publik. Pemahaman bersama diperlukan karena banyaknya jargon-jargon dalam pelaksanaan penugasan audit, seperti Lembar Kerja Pemeriksaan dirasakan sama dengan Kertas Kerja Audit, dan dirasakan sama dengan yang disebut dengan Lajur Audit.
Kegiatan ini juga memerlukan penyamaan persepsi terkait dengan pendanaan yang harus disiapkan oleh BKM PNPM-MP terkait dengan jasa audit yang diberikan. Jasa Audit yang dipersiapkan oleh KMW Jateng, yang nanti dilakukan oleh FE UDINUS adalah Audit Murah yang Berkualitas, artinya biaya yang dikenakan dapat minimal apabila BKM dampingan sudah siap untuk melaksanakan audit, artinya prosedur pencatatan adalah benar sesuai program. Misalnya Bukti transaksi lengkap, Buku Kas terisi dengan baik dan lengkap, Catatan Uang Masuk (CUM) dan Catatan Uang Keluar (CUK) adalah mutasi harian, artinya setiap hari ditutup, kemudian keberadaan Neraca Saldo dan Buku-Besar (NS&BB) lengkap dalam setahun, begitu juga Pendapatan dan Biaya (PB), hingga sampai laporan Bulanan berupa Neraca dan Laporan Rugi Laba. File Upload juga penting disiapkan terkait dengan kesesuaian antara laporan dan bukti pendukung untuk media penelusuran, sebagaimana penugasan audit dilaksanakan. Kesiapan ini harus dipandu oleh para Askot MK, sehingga pada kesempatan kali itu, dipersiapkan juga penyamaan persepsi dengan para Askot MK se-Provinsi Jawa Tengah.
Satgas Auditor disiapkan dari mahasiswa FE UDINUS yang telah menempuh Laboratorium Audit II, mata kuliah praktek setelah melalui matakuliah teori auditing I dan II, serta telah lulus kuliah Laboratorium Audit I, Peminat mahasiswa sejumlah 85 orang, akan tetapi yang lulus seleksi hanya mencapai 63 orang, dan semua dapat dilatih dengan baik. Review tetap dibutuhkan pada saat personil diturunkan ke lapangan, setelah ada permintaan audit. Semoga Kerja Keras KMW Jateng dalam kegiatan penyiapan ini dapat bermanfaat bagi FE UDINUS dalam ikut serta sebagai bagian Stake Holders khususnya dengan kompetensi yang dimilikinya sebagai Auditor Independen yang bersama-sama dengan masyarakat membangun kemandirian melalui penguatan transparansi dan akuntabilitas di masyarakat.
(Ngurah Pandji MAD, SE, M.Si | TA Manajemen Keuangan KMW Provinsi Jawa Tengah)
| Selanjutnya > |
|---|










