Kiranya patut menjadi contoh bagi para pemuda apa yang dilakukan oleh remaja Kelurahan Wonoplumbon, Kota Semarang. Bagaimana tidak, kelompok remaja ini mampu memompa denyut perekonomian daerah tinggalnya melalui berternak kambing bersama. Bermula dari pertemuan remaja Wonoplumbon biasa kemudian dilanjutkan dengan arisan remaja. Karena kebosanan arisan yang monoton, adalah Handoyo, salah satu anggota yang kemudian mengusulkan untuk memiliki pekerjaan bersama dengan cara memanfaatkan potensi daerah Wonoplumbon yang telah tersedia. Oleh remaja yang lain, ide Handoyo direspon dengan membentuk kelompok Taruna Tani kelurahan Wonoplumbon dibentuk pada 8 Agustus 2008 yang kemudian diberi nama Taruna Tani ”Konsetiti” dengan jumlah anggota aktif 20 orang dimana Handoyo didapuk sebagai ketua perkumpulan yang dengan anggota 20 remaja ini.
Pihak kelurahan juga memberikan sinyal positif atas keberadaan kelompok pemuda ini. Sebagai bentuk perhatiannya, kelurahan Wonoplumbon mengirim mereka untuk mengikuti pelatihan Aneka Usaha Tani yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Peternakan (BPSDMNAK) provinsi Jawa Tengah selama 35 hari. Usai pelatihan, bermodalkan swadaya, anggota Taruna Tani membuat kandang kambing yang cukup sederhana dengan daya tampung maksimal 6 ekor. Manajemen pengelolaan kandang serta pengawasannya pun dilakukan secara bergiliran oleh anggota kelompok.
Upaya sejumlah pemuda ini pun tidak sia-sia. Buah keringat itu bisa dilihat saat kambing telah berusia 4 bulan dalam piaraan para pemuda nilai jual kambing dapat mencapai harga hampir 2 kali lipatnya. Harga awal kambing per ekor Rp. 900.000 dengan berat 55 kilo gram, selang 4 bulan menjadi 80 kilo gram. Jika asumsi per kilo gram Rp 20.000,00, maka harga kambing mencapai Rp1,6 juta. Selain itu, dalam masa 4 bulan kambing yang mereka pelihara mampu beranak 2 ekor senilai Rp 700.000. Selain peternakan kambing, kini kelompok pemuda Taruna Tani juga merintis peternakan kelinci ras Anggora dan Flame. Namun demikian, mereka masih terkendala permodalan. Untuk itu, Kelompok Taruna Tani ”Konstiti ” siap menerima BLM PNPM selanjutnya. Kiranya semangat para pemuda di Wonoplumbon ini mampu menjadi lecut bagi kita semua.
(Swara Mandiri)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|










